Penayangan bulan lalu

Minggu, 14 Februari 2016

Yang Terakhir



Sayang foto yang tersisa cuman satu. Yang lainnya dipaksa hilang kena virus.

Nyesek juga liat foto ini karena beberapa saat setelah kegiatan ini aku harus resign dari Yayasan Kaliandra S.E.J.A.T.I yang sebenarnya masih aku cintai huhuhuhuhu.....

Iya, sebelum kerja di Museum Majapahit aku dulu pernah jadi Fasilitator Program dan jabatan saya yang terakhir (uhuk...) jadi Koordinator Program Budaya dan punya anak buah 3 orang yang sebenarnya senior banget di bidangnya. I love them so much. Miss you Mas Budi, miss you TJ, miss you Diyono Yusuf dan yang lain-lain juga heehehheh......

Oh iya, aku kenalin siapa-siapa saja yang ada di foto ini. Paling kiri itu ada mas Ponco, bagian keuangan, trus aku, sebelahku ada mas Anam masternya outbound, sebelahnya lagi ada mas Siswoyo atau akrab dipanggil mas Sis yang menurutku dia itu ensiklopedi berjalan dan yang paling kanan ada Sugi yang pegang ekowisata sekaligus penggagas kegiatan ini. Oh iya, yang moto namanya Rubby. Dia jarang mau difoto karena sesuatu dan lain hal hahahaha......

Nah si Sugi yang ngga mau dipanggil Sugik itu punya ide buat jalur sepeda cross country untuk jalur pendek, menengah dan panjang dengan jalur Wisata Kebun Teh Lawang sampai ke Kaliandra, yang lewatnya nanti belakang Taman Safari Prigen.

Buat aku, pengalaman bersepeda seperti ini adalah yang pertama kalinya jadi kebayang lah gimana rasanya. Ada rasa seneng karena ada hal baru yang bisa dilakukan, ada rasa capek luar biasa karena badan njarem semua. Dan akhirnya pulang ke kost mandi air anget di tengah suhu Prigen yang dingin kayak gitu. Maklum aja karena letaknya di lereng Gunung Arjuno di sekitar ketinggian 750 mdpl.

Siang itu kita diangkut naik APV, mobil kantor yang disopiri sama Rusdi. Kayaknya sepeda nya dulu diikat di atas mobil kayaknya. Kami didrop di kebun teh diiringi cuaca agak mendung, yah lumayan ngga panas-panas amat waktu itu. Kebetulan aku cewek sendiri di tim jadi wajar kalo aku suka ketinggalan di banding yang lain. Untunglah jalur masih jelas jadi bisa diikuti dengan aman. Kalo seumpama ada persimpangan biasanya ada yang nungguin untuk kasih tau. Hmmmm.....ndlosor sudah biasa, jungkir balik juga iya sampe kampas rem habis dan itu (sekali lagi untung) pas posisi udah mau nyampe Kaliandra jadi jalur ngga terlalu menurun tajam. Kita start sekitar jam 11 siang dan nyampe Kaliandra pas maghrib. Mungkin kalo buat orang yang hobi sepeda kayaknya ga harus selama itu untuk program ini.

Oh ya....yang namanya penggabungan sport sama kegiatan ekowisata, jadi kita sempatkan untuk survey ke Desa Tambakwatu Kecamatan Purwasari yang kita lalui untuk melihat sentra pembuatan kopi karena di situ ada kelompok masyarakat yang mengembangkan usaha kopi rakyat. Lumayan kan kalo usaha seperti ini bisa dikenal sama masyarakat luas. Di Desa Tambakwatu juga ada KUD yang menampung susu sapi hasil perahan masyarakat. Trus apalagi ya dulu.....aku lupa.

Nah itu sekelumit pengalamanku pas ikut trial jalur cross country yang pertama, yang berikutnya masih nunggu ajakan dari berbagai pihak hehehehe.






Tidak ada komentar:

Posting Komentar